Februari 25, 2024

FORBHIN Forum Bhinneka Indonesia

Forum Bhinneka Indonesia merupakan sebuah organisasi masyarakat berpolitik pengusung Jokowi sebagai presiden dan Ganjar Pranowo sebagai presiden 2024

Ketua Umum Forbhin Karlina Puspa memberikan apresiasi kepada MKMK yang telah memberikan keadilan meskipun keputusan ketua MK tidak dapat dibatalkan mengenai batas usia. Hal ini makin memberikan semangat bagi kami relawan Ganjar Mahfud MD dalam mewujudkan kemenangan atas nama rakyat.

Di mana sebelumnya dibuat kaget oleh manuver keluarga Joko Widodo dalam permainan politiknya, namun kami sebagai relawan harus siap bertarung untuk kebenaran atas kepentingan – kepentingan yang sengaja di design.

Karlina Puspa yang sangat getol dalam menentang keputusan Ketua MK dengan mengikuti unjuk rasa yang dilakukan beberapa hari sebelum MKMK memutuskan perkara Ketua MK. Bersama organ lainnya, Karlina Puspa tidak berhenti dalam menyuarakan ketidakadilan dengan penggunaan kekuasaan.

Sebelumnya Ketua Umum Forbhin Karlina Puspa menyampaikan perasaan sangat kecewa terhadap apa yang dilakukan oleh keluarga Joko Widodo. Politik memang dinamis, namun etika atau unggah – ungguh orang Jawa mengatakannya tidak tercermin sama sekali dari keluarga Joko Widodo.

Maka dengan putusan dari MKMK setidaknya membuat jiwa raga ini kembali memiliki keyakinan bahwa Indonesia menjadi lebih dewasa dalam menapaki demokrasi yang semakin ke depan semakin konkrit.

Kami Forbhin tetap berada dalam nafas perjuangan memenangkan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD menjadi pemimpin 2024 – 2029. Tidak ada kata menyerah. Semua diungkapkan oleh Karlina Puspa yang juga merupakan Ketua Umum Kawan Ganjar.

Begitu pula Yoga Saptadi selalu ketua harian Forbhin mengatakan saat ini sudah 100% kami sangat meyakini bahwa tidak akan ada lagi permainan hukum, karena bahaya sekali apabila tidak dicopot dan ditutup segala kewenangannya. Nanti jika ada sengketa hasil pemilu maka bisa saja terjadi hal-hal yang menggunakan kekuatan kekuasaan. Ini bukan orde baru dan sekarang eranya digital dimana segala informasi dalam satu detik sudah tersebar ke seantero dunia. Dan sekarang ini bukan lembaga peradilan saja yang memantau, namun masyarakat juga aktif memberikan dorongan kepada pemerintah jika ada sesuatu yang dirasa tidak sesuai atau melanggar.

Ketua MK dicopot oleh Ketua MKMK

Buntut pelanggaran Ketua MK yang merupakan adik ipar Presiden Joko Widodo membuat Anwar Usman dicopot dari jabatannya sebagai Ketua MK. Serta Anwar Usman tidak berhak untuk mencalonkan diri atau dicalonkan sebagai pimpinan MK sampai masa jabatannya sebagai hakim konstitusi berakhir.

“Hakim terlapor tidak diperkenankan terlibat atau melibatkan diri dalam pemeriksaan dan pengambilan keputusan dalam perkara perselisihan hasil pemilihan presiden dan wakil presiden, pemilihan anggota DPR, DPD, dan DPRD, serta pemilihan gubernur bupati dan wali kota yang memiliki potensi timbulnya benturan kepentingan,” tutur Jimly.

Anwar terbukti melakukan pelanggaran berat terhadap kode etik atas uji materi perkara nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang batas usia calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres).

Putusan ini diketuk oleh Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) dalam sidang pembacaan putusan etik, Selasa (7/11/2023)
Menjatuhkan sanksi pemberhentian dari jabatan ketua mahkamah konstitusi kepada hakim terlapor,” kata Ketua MKMK Jimly Asshiddiqie, dalam sidang yang digelar di Gedung MK

MKMK menyatakan bahwa Anwar terbukti melakukan pelanggaran berat terhadap kode etik dan perilaku hakim konstitusi sebagaimana tertuang dalam Sapta Karsa Hutama prinsip ketakberpihakan, prinsip integritas, prinsip kecakapan dan kesetaraan, prinsip independensi, dan prinsip kepantasan dan kesopanan.

Dalam putusannya, MKMK juga memerintahkan Wakil Ketua MK memimpin penyelenggaraan pemilihan pimpinan MK yang baru dalam waktu 24 jam.

Baca juga ini Ketua MKMK mencopoti ketua MK, sang Paman berkorban untuk Keponakan